Wednesday, August 25, 2010
Tuesday, August 24, 2010
Tolong Jangan Biarkan Ku Jatuh(karena)Cinta
Hari ini melelahkan..
membingungkan, dan menjemuhkan...
tak sanggup untuk menuliskan semua yang sekrang aku rasakan..
Bukan karena terbebankan ataupun tak sanggup bertahan..
Tapi ini hanya sekedar perasaan yang sekarang kurasakan..
Tak perlu masukkan hanya perlu dorongan...
Sekarang bukan saatnya menyesali kejadian...
Sekarang saattnya menata hati untuk menjalani apa yang ada didepan...
memperbaiki diri untuk bersikap lebih sopan...
menjadikan pengalaman sebagai sebuah pelajaran...
Alhamdulillah telah berbagai pengalaman yang didapat dari segala yan pernah aku usahakan...
membingungkan, dan menjemuhkan...
tak sanggup untuk menuliskan semua yang sekrang aku rasakan..
Bukan karena terbebankan ataupun tak sanggup bertahan..
Tapi ini hanya sekedar perasaan yang sekarang kurasakan..
Tak perlu masukkan hanya perlu dorongan...
Sekarang bukan saatnya menyesali kejadian...
Sekarang saattnya menata hati untuk menjalani apa yang ada didepan...
memperbaiki diri untuk bersikap lebih sopan...
menjadikan pengalaman sebagai sebuah pelajaran...
Alhamdulillah telah berbagai pengalaman yang didapat dari segala yan pernah aku usahakan...
Bertaubat DI Bulan Ramadhan
Download MP3
Raihan I' tiraf klik sini
Hadad Alwi&sulis I' TIraf klik disni
AL-I'TIRAF
Ilaahi lastu lilfirdausi ahla
walaa aqwaa 'alannaaril jahimi
fahabli taubatan waghfir dzunuubi
fa innaka ghoofiruddzambil 'adziimi
Dzunuubi mitslu a'daadir rimaali
fahablii taubatan yaa dzaljalaali
wa'umrii naaqishun fiikulliyaumi
wa dzambii zaa-idum kaifahtimali
Ilaahi 'abdukal 'aashi ataaka
muqirron biddzunuubi waqod da'aaka
fa in taghfir fa anta lidzaaka ahlun
wa in tadrud faman narjuu siwaaka
Wahai Tuhan, ku tak layak ke surgaMu
Namun tak pula aku sanggup ke nerakaMu
Ampunkan dosaku, terimalah taubatku
Sesungguhnya Engkaulah pengampun dosa-dosa besar
Ilahi lastu lil firdausi ahlaa
Wa laa aqwa 'alaa naaril jahiimi
Fahabli taubataw waghfir dzunuubi
Fa innaka ghofirudz dzam bil 'adhiimi
Dosa-dosaku bagaikan pepasir di pantai
Dengan rahmatMu ampunkan daku oh Tuhanku
Wahai Tuhan selamatkan kami ini
Dari segala kejahatan dan kecelakaan
Kami takut, kami harap kepadaMu
Suburkanlah cinta kami kepadaMu
Kamilah hamba yang mengharap belas dariMu
Suatu hari , ketika seorang laki-laki petani tebu merasa kehausan hingga kering kerongkongannya , tiba-tiba didatangi seorang rasul dari bani israil dan berkata, " kemarilah , birkanku doakan semoga Allah menaungi kita hingga ke kampung ."
Lelaki itu berkata , " aku tidak punya amal yang baik yang dapat kuandalkan dalam doaku. " Rasul menjawab , " akulah akan yang berdo'a dan engkau hanya yang mengaminkannya ." serta merta muncul awan yang menaungi dan menemani keduanya hingga kesebuah kampung .
Rasul itu terkejut dan berkata ," engkau bilang engkau tidak punya amal baik yang dapat kau handalakan , namun ketika engkau mengamini do'aku , lalu muncullah awan . Coba ceritakan kepadaku duduk perkara yang sebenarnya ."
Singkat cerita, ternyata laki-laki itu jatuh cinta kepada gadis tetangga kampungnya , dan pernah merayunya untuk berbuat mesum. Si gadis itu berkata, "jangan engkau lakukan itu , karena sesungguhnya cintaku kepadamu lebih besar dari pada cintamu kepadaku . Namun aku lebih takut kepada Allah untuk berbuat durhaka ."
Jadi kata -kata itulah yang membuat ia sadar dan lansung bertaubat .
" Sesungguhnya orang-orang yang bertaubat kepada-Nya mempunyai kedudukan yang tiada seorangpun dapat menyamai kedudukannya ."
Taubat Nasuha
Taubat adalah kembali kepada Allah setelah melakukan maksiat. Taubat marupakan rahmat Allah yang diberikan kepada hamba-Nya agar mereka dapat kembali kepada-Nya.
Agama Islam tidak memandang manusia bagaikan malaikat tanpa kesalahan dan dosa sebagaimana Islam tidak membiarkan manusia berputus asa dari ampunan Allah, betapa pun dosa yang telah diperbuat manusia. Bahkan Nabi Muhammad telah membenarkan hal ini dalam sebuah sabdanya yang berbunyi: "Setiap anak Adam pernah berbuat kesalahan/dosa dan sebaik-baik orang yang berbuat dosa adalah mereka yang bertaubat (dari kesalahan tersebut)."
Di antara kita pernah berbuat kesalahan terhadap diri sendiri sebagaimana terhadap keluarga dan kerabat bahkan terhadap Allah. Dengan segala rahmatnya, Allah memberikan jalan kembali kepada ketaatan, ampunan dan rahmat-Nya dengan sifat-sifat-Nya yang Maha Penyayang dan Maha Penerima Taubat. Seperti diterangkan dalam surat Al Baqarah: 160 "Dan Akulah yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang."
Taubat dari segala kesalahan tidaklah membuat seorang terhina di hadapan Tuhannya. Hal itu justru akan menambah kecintaan dan kedekatan seorang hamba dengan Tuhannya karena sesungguhnya Allah sangat mencintai orang-orang yang bertaubat dan mensucikan diri. Sebagaimana firmanya dalam surat Al-Baqarah: 222, "Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri."
Taubat dalam Islam tidak mengenal perantara, bahkan pintunya selalu terbuka luas tanpa penghalang dan batas. Allah selalu menbentangkan tangan-Nya bagi hamba-hamba-Nya yang ingin kembali kepada-Nya. Seperti terungkap dalam hadis riwayat Imam Muslim dari Abu musa Al-Asy`ari: "SesungguhnyaAllah membentangkan tangan-Nya di siang hari untuk menerima taubat orang yang berbuat kesalahan pada malam hari sampai matahari terbit dari barat."
Merugilah orang-orang yang berputus asa dari rahmat Allah dan membiarkan dirinya terus-menerus melampai batas. Padahal, pintu taubat selalu terbuka dan sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya karena sesungguhnya Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha penyayang.
Tepatlah kiranya firman Allah dalam surat Ali Imran ayat: 133, "Bersegaralah kepada ampunan dari tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa yaitu orang-orang yang menafkahkan hartanya baik di waktu lapang maupun sempit dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Dan juga orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampunan terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui."
Taubat yang tingkatannya paling tinggi di hadapan Allah adalah "Taubat Nasuha", yaitu taubat yang murni. Sebagaimana dijelaskan dalam surat At-Tahrim: 66, "Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam sorga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bresamanya, sedang cahaya mereka memancar di depan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan 'Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kamidan ampunilah kami, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu'".
Taubat Nasuha adalah bertaubat dari dosa yang diperbuatnya saat ini dan menyesal atas dosa-dosa yang dilakukannya di masa lalu dan brejanji untuk tidak melakukannya lagi di masa medatang. Apabila dosa atau kesalahan tersebut terhadap bani Adam (sesama manusia), maka caranya adalah dengan meminta maaf kepadanya. Rasulullah pernah ditanya oleh seorang sahabat, "Apakah penyesalan itu taubat?", "Ya", kata Rasulullah (H.R. Ibnu Majah). Amr bin Ala pernah mengatakan: "Taubat Nasuha adalah apabila kamu membenci perbuatan dosa sebagaimana kamu pernah mencintainya".
Di bulan pengampunan, Ramadhan yang "Syahrul Maghfirah" ini adalah saat yang tepat untuk kita bertaubat. Bagi yang sudah bertaubat mari memperbarui taubatnya dan yang belum taubat mari bergegas kepada ampunan Allah. 10 hari kedua bulan Ramadhan merupakan masa maghfirah (ampunan) sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadis riwayat Abu Haurairah "Ramadhan, awalnya Rahmah, pertengahannya Maghfirah, dan akhirnya dibebaskan dari api neraka" (H.R. Ibnu Huzaimah).
Selamat menjalankan ibadah puasa.
Raihan I' tiraf klik sini
Hadad Alwi&sulis I' TIraf klik disni
AL-I'TIRAF
Ilaahi lastu lilfirdausi ahla
walaa aqwaa 'alannaaril jahimi
fahabli taubatan waghfir dzunuubi
fa innaka ghoofiruddzambil 'adziimi
Dzunuubi mitslu a'daadir rimaali
fahablii taubatan yaa dzaljalaali
wa'umrii naaqishun fiikulliyaumi
wa dzambii zaa-idum kaifahtimali
Ilaahi 'abdukal 'aashi ataaka
muqirron biddzunuubi waqod da'aaka
fa in taghfir fa anta lidzaaka ahlun
wa in tadrud faman narjuu siwaaka
Wahai Tuhan, ku tak layak ke surgaMu
Namun tak pula aku sanggup ke nerakaMu
Ampunkan dosaku, terimalah taubatku
Sesungguhnya Engkaulah pengampun dosa-dosa besar
Ilahi lastu lil firdausi ahlaa
Wa laa aqwa 'alaa naaril jahiimi
Fahabli taubataw waghfir dzunuubi
Fa innaka ghofirudz dzam bil 'adhiimi
Dosa-dosaku bagaikan pepasir di pantai
Dengan rahmatMu ampunkan daku oh Tuhanku
Wahai Tuhan selamatkan kami ini
Dari segala kejahatan dan kecelakaan
Kami takut, kami harap kepadaMu
Suburkanlah cinta kami kepadaMu
Kamilah hamba yang mengharap belas dariMu
Suatu hari , ketika seorang laki-laki petani tebu merasa kehausan hingga kering kerongkongannya , tiba-tiba didatangi seorang rasul dari bani israil dan berkata, " kemarilah , birkanku doakan semoga Allah menaungi kita hingga ke kampung ."
Lelaki itu berkata , " aku tidak punya amal yang baik yang dapat kuandalkan dalam doaku. " Rasul menjawab , " akulah akan yang berdo'a dan engkau hanya yang mengaminkannya ." serta merta muncul awan yang menaungi dan menemani keduanya hingga kesebuah kampung .
Rasul itu terkejut dan berkata ," engkau bilang engkau tidak punya amal baik yang dapat kau handalakan , namun ketika engkau mengamini do'aku , lalu muncullah awan . Coba ceritakan kepadaku duduk perkara yang sebenarnya ."
Singkat cerita, ternyata laki-laki itu jatuh cinta kepada gadis tetangga kampungnya , dan pernah merayunya untuk berbuat mesum. Si gadis itu berkata, "jangan engkau lakukan itu , karena sesungguhnya cintaku kepadamu lebih besar dari pada cintamu kepadaku . Namun aku lebih takut kepada Allah untuk berbuat durhaka ."
Jadi kata -kata itulah yang membuat ia sadar dan lansung bertaubat .
" Sesungguhnya orang-orang yang bertaubat kepada-Nya mempunyai kedudukan yang tiada seorangpun dapat menyamai kedudukannya ."
Taubat Nasuha
Taubat adalah kembali kepada Allah setelah melakukan maksiat. Taubat marupakan rahmat Allah yang diberikan kepada hamba-Nya agar mereka dapat kembali kepada-Nya.
Agama Islam tidak memandang manusia bagaikan malaikat tanpa kesalahan dan dosa sebagaimana Islam tidak membiarkan manusia berputus asa dari ampunan Allah, betapa pun dosa yang telah diperbuat manusia. Bahkan Nabi Muhammad telah membenarkan hal ini dalam sebuah sabdanya yang berbunyi: "Setiap anak Adam pernah berbuat kesalahan/dosa dan sebaik-baik orang yang berbuat dosa adalah mereka yang bertaubat (dari kesalahan tersebut)."
Di antara kita pernah berbuat kesalahan terhadap diri sendiri sebagaimana terhadap keluarga dan kerabat bahkan terhadap Allah. Dengan segala rahmatnya, Allah memberikan jalan kembali kepada ketaatan, ampunan dan rahmat-Nya dengan sifat-sifat-Nya yang Maha Penyayang dan Maha Penerima Taubat. Seperti diterangkan dalam surat Al Baqarah: 160 "Dan Akulah yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang."
Taubat dari segala kesalahan tidaklah membuat seorang terhina di hadapan Tuhannya. Hal itu justru akan menambah kecintaan dan kedekatan seorang hamba dengan Tuhannya karena sesungguhnya Allah sangat mencintai orang-orang yang bertaubat dan mensucikan diri. Sebagaimana firmanya dalam surat Al-Baqarah: 222, "Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri."
Taubat dalam Islam tidak mengenal perantara, bahkan pintunya selalu terbuka luas tanpa penghalang dan batas. Allah selalu menbentangkan tangan-Nya bagi hamba-hamba-Nya yang ingin kembali kepada-Nya. Seperti terungkap dalam hadis riwayat Imam Muslim dari Abu musa Al-Asy`ari: "SesungguhnyaAllah membentangkan tangan-Nya di siang hari untuk menerima taubat orang yang berbuat kesalahan pada malam hari sampai matahari terbit dari barat."
Merugilah orang-orang yang berputus asa dari rahmat Allah dan membiarkan dirinya terus-menerus melampai batas. Padahal, pintu taubat selalu terbuka dan sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya karena sesungguhnya Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha penyayang.
Tepatlah kiranya firman Allah dalam surat Ali Imran ayat: 133, "Bersegaralah kepada ampunan dari tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa yaitu orang-orang yang menafkahkan hartanya baik di waktu lapang maupun sempit dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Dan juga orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampunan terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui."
Taubat yang tingkatannya paling tinggi di hadapan Allah adalah "Taubat Nasuha", yaitu taubat yang murni. Sebagaimana dijelaskan dalam surat At-Tahrim: 66, "Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam sorga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bresamanya, sedang cahaya mereka memancar di depan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan 'Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kamidan ampunilah kami, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu'".
Taubat Nasuha adalah bertaubat dari dosa yang diperbuatnya saat ini dan menyesal atas dosa-dosa yang dilakukannya di masa lalu dan brejanji untuk tidak melakukannya lagi di masa medatang. Apabila dosa atau kesalahan tersebut terhadap bani Adam (sesama manusia), maka caranya adalah dengan meminta maaf kepadanya. Rasulullah pernah ditanya oleh seorang sahabat, "Apakah penyesalan itu taubat?", "Ya", kata Rasulullah (H.R. Ibnu Majah). Amr bin Ala pernah mengatakan: "Taubat Nasuha adalah apabila kamu membenci perbuatan dosa sebagaimana kamu pernah mencintainya".
Di bulan pengampunan, Ramadhan yang "Syahrul Maghfirah" ini adalah saat yang tepat untuk kita bertaubat. Bagi yang sudah bertaubat mari memperbarui taubatnya dan yang belum taubat mari bergegas kepada ampunan Allah. 10 hari kedua bulan Ramadhan merupakan masa maghfirah (ampunan) sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadis riwayat Abu Haurairah "Ramadhan, awalnya Rahmah, pertengahannya Maghfirah, dan akhirnya dibebaskan dari api neraka" (H.R. Ibnu Huzaimah).
Selamat menjalankan ibadah puasa.
Monday, August 23, 2010
Arti Sebuah Sahabat
Tak ada satupun prasangka diantara masing-masing individu terhadap sahabat, tak ada kedengkian didalam hati, tak ada rasa iri hati terhadap kebahagian yang dimiliki oleh seorang sahabat.

Dowload lagu Arti Sahabat
KLIK DIsini
Sajak Persahabatan
Dan seorang remaja berkata,
Bicaralah pada kami tentang Persahabatan.
Dan dia menjawab:
Sahabat adalah keperluan jiwa, yang mesti dipenuhi.
Dialah ladang hati,
yang kau taburi dengan kasih dan kau tuai dengan penuh rasa terima kasih.
Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa mahu kedamaian.
Bila dia berbicara, mengungkapkan fikirannya,
kau tiada takut membisikkan kata "Tidak"
di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata "Ya".
Dan bilamana dia diam,hatimu berhenti dari mendengar hatinya;
kerana tanpa ungkapan kata, dalam persahabatan,
segala fikiran, hasrat, dan keinginan dilahirkan bersama dan dikongsi,
dengan kegembiraan tiada terkirakan.
Di kala berpisah dengan sahabat, tiadalah kau berdukacita;
Kerana yang paling kau kasihi dalam dirinya,
mungkin kau nampak lebih jelas dalam ketiadaannya,
bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki,
nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.
Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya roh kejiwaan.
Kerana cinta yang mencari sesuatu di luar jangkauan misterinya,
bukanlah cinta,
tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan.
Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.
Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenali pula musim pasangmu.
Gerangan apa sahabat itu jika kau sentiasa mencarinya, untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?
Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!
Kerana dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.
Dan dalam manisnya persahabatan,
biarkanlah ada tawa ria dan berkongsi kegembiraan..
Karena dalam titisan kecil embun pagi,
hati manusia menemui fajar dan ghairah segar kehidupan.
Betapa puisi persahabatan tersebut terasa penuh makna kehidupan yang tidak pernah akan kering karena disirami oleh rasa percaya akan sesama sahabat yang begitu melekat dalam hati.
Jika Anda ingin membuat puisi persahabatan, maka sebenarnya tidak ada ketentuan baku yang membatasinya. Anda bisa secara bebas menuangkan isi hati Anda. Adapun letak kesuksesan puisi ini tentu saja ketika bisa dinikmati oleh banyak orang, akan kedalaman makna persahabatan yang terkandung didalamnya.
ARTI SAHABAT
Tiada mutiara sebening cinta..
Tiada sutra sehalus kasih sayang..
Tiada embun sesuci ketulusan hati..
Dan tiada hubungan seindah persahabatan..
Sahabat bukan
MATEMATIKA yang dapat dihitung nilainya..
EKONOMI yang mengharapkan materi..
PPKN yang dituntut oleh undang-undang..
Tetapi
Sahabat adalah SEJARAH yang dapat dikenang sepanjang masa..
Dowload lagu Arti Sahabat
KLIK DIsini
Sajak Persahabatan
Dan seorang remaja berkata,
Bicaralah pada kami tentang Persahabatan.
Dan dia menjawab:
Sahabat adalah keperluan jiwa, yang mesti dipenuhi.
Dialah ladang hati,
yang kau taburi dengan kasih dan kau tuai dengan penuh rasa terima kasih.
Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa mahu kedamaian.
Bila dia berbicara, mengungkapkan fikirannya,
kau tiada takut membisikkan kata "Tidak"
di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata "Ya".
Dan bilamana dia diam,hatimu berhenti dari mendengar hatinya;
kerana tanpa ungkapan kata, dalam persahabatan,
segala fikiran, hasrat, dan keinginan dilahirkan bersama dan dikongsi,
dengan kegembiraan tiada terkirakan.
Di kala berpisah dengan sahabat, tiadalah kau berdukacita;
Kerana yang paling kau kasihi dalam dirinya,
mungkin kau nampak lebih jelas dalam ketiadaannya,
bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki,
nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.
Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya roh kejiwaan.
Kerana cinta yang mencari sesuatu di luar jangkauan misterinya,
bukanlah cinta,
tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan.
Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.
Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenali pula musim pasangmu.
Gerangan apa sahabat itu jika kau sentiasa mencarinya, untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?
Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!
Kerana dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.
Dan dalam manisnya persahabatan,
biarkanlah ada tawa ria dan berkongsi kegembiraan..
Karena dalam titisan kecil embun pagi,
hati manusia menemui fajar dan ghairah segar kehidupan.
Betapa puisi persahabatan tersebut terasa penuh makna kehidupan yang tidak pernah akan kering karena disirami oleh rasa percaya akan sesama sahabat yang begitu melekat dalam hati.
Jika Anda ingin membuat puisi persahabatan, maka sebenarnya tidak ada ketentuan baku yang membatasinya. Anda bisa secara bebas menuangkan isi hati Anda. Adapun letak kesuksesan puisi ini tentu saja ketika bisa dinikmati oleh banyak orang, akan kedalaman makna persahabatan yang terkandung didalamnya.
ARTI SAHABAT
Tiada mutiara sebening cinta..
Tiada sutra sehalus kasih sayang..
Tiada embun sesuci ketulusan hati..
Dan tiada hubungan seindah persahabatan..
Sahabat bukan
MATEMATIKA yang dapat dihitung nilainya..
EKONOMI yang mengharapkan materi..
PPKN yang dituntut oleh undang-undang..
Tetapi
Sahabat adalah SEJARAH yang dapat dikenang sepanjang masa..
Being The Boss

Menjadi seorang pemimpin adalah idaman setiap orang tentunya, namun apakah anda kira menjadi bos cukup ongkang anking kaki saja??
Ups, anda salah besar...
Untuk menjadi seorang pemimpin Atau atasan yang baik, anda hasus memiliki kriteria sebagai berikut:
DAPAT MENDELEGASIKAN TUGAS
Sehebat dan sepandai apapun, tidakmungkin Anda mampu melakukan semua tugas seorang diri.
BISA MENGAJAR
Anda perlu membekali bawahan dengan kemampuan yang mereka butuhkan.
MEMILIKI NOTIVASI DIRI
Selain karen anda tidak memiliki atasan yang dapat memberikan dorongan, anda harus dapat memberikan dorongan terhadap bawahan agar tetap produktif.
MENCINTAI ANGKA
Anda akan menghabiskan banyak waktu bergelut dengan angka, seperti mengatur anggaran, inventaris barang, dan lainnya.
SIAP BELAJAR DARI KESALAHAN
Atasan yang baik adalah yang tak takut membuat kesalahan, bahkan bisa memetik pelajaran dari kesalahan.
SERING BEKERJA_TAPI BUKAN WORKACHOLIC
Mengutip orang bijak, "Jangan memulai bisnis bila tidak suka bekerja." Karena setelah bisnis terbangun dan berjalan, akan ada banyak sekali pekerjaan yang menanti.
BISA MENJUAL
Selain menjual produk kepada cutomer, Anda juga harus menjualreputasi perusahaan kepada karyawan, agar mereka mau menanamkan waktu dengan bekerja di perusahaan anda.
PANTANG MENYERAH
Inilah kriteria khusus yang harus dimiliki. Bila anda mudah menyerah, anda tidak akan bisa menyelesainkan rintangan yang menghadang anda.

21th

Alhamdulillahi Rabbil Alamin...
Puji Syukur Kehadirat Allah SWT dengan segala rezki dan rahmatnya yang begitu berlimpah diberikan tak henti-hentinya hingga saat ini.
Ya Allah ...
Ya Rabb...
Saya Sudah Tua ternyata...
Keburukan saya yang tiada terhitung selama napas yang telah terhempas...
Astaghfirullah Hal Adziim...
Kekhilafan saya dalam bersikap...
Memaknai semua berkah tanpa ada beryukur...
Subhannallah ...
Alhamdulillah ya Allah atas umur yang masih kau panjangkan hingga kini...
Semoga tahun ini kan lebih megah hati ini, lebih mulia, dan lebih bersyukur lagi..
Amiinn...
Sunday, August 22, 2010
Sejak Kumembuka Mata
Singgah dalam hatiku kecemasan demi kecemasan yang menghadirkan keraguanku dalam menentukan pilihan. Kebutaanku dalam merangkak mencari sebuah jalan keluar untuk bernapas. Begitu jauh cahaya untuk dapat kusentuh dan menuntunku menuju keinginanku. Tapi sosok dirimu membuatku menemukan semua itu, meskipun ku tak sanggup menggapainya namun ku dapat menatapnya. Kehadiranmu mendatangkan anugerah untukku, kebutaan batinku kau sembuhkan dengan kemegahan hatimu yang selalu mengajarkanku berbuat kebaikan dihidupku.
Subscribe to:
Posts (Atom)