Thursday, September 2, 2010

Kata-kata Mutiara Islami

Kumpulan kata-kata mutiara islami yang saya kumpulkan dari berbagai sumber, semoga dapat menjadi insfirasi dan motivasi juga dapat menambah pembendaharaan kosa kata kita semua, khususnya buat saya pribadi mudah2an dapat menjadi penyejuk hati yang kekeringan akan sebuah ilmu.

* Perbanyaklah kamu mengingat mati, karena hal itu bisa membersihkan dosa dan menyebabkan kamu zuhud atau tidak cinta kepada dunia.(Rasulullah)

* Keluarlah dari dirimu dan serahkanlah semuanya pada Allah, lalu penuhi hatimu dengan Allah. Patuhilah kepada perintahNya, dan larikanlah dirimu dari laranganNya, supaya nafsu badaniahmu tidak memasuki hatimu, setelah itu keluar, untuk membuang nafsu-nafsu badaniah dari hatimu, kamu harus berjuang dan jangan menyerah kepadanya dalam keadaan bgaimanapun juga dan dalam tempo kapanpun juga.(Syekh Abdul Qodir al-Jaelani)

* Berteman dengan orang bodoh yang tidak mengikuti ajakan hawa nafsunya adalah lebih baik bagi kalian, daripada berteman dengan orang alim tapi selalu suka terhadap hawa nafsunya.(Ibnu Attailllah as Sakandari)


* Orang yang suka berkata jujur akan mendapatkan 3 hal, yaitu : KEPERCAYAN, CINTA dan RASA HORMAT (Sayidina Ali bin Abi Thalib)

* Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya, jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak. (Sayidina Ali bin Abi Thalib)

* Kejahatan yang dibalas dengan kejahatan pula adalah sebuah akhlaq ular, dan kalau kebajikan dibalas dengan kejahatan itulah akhlaq buaya, lalu bila kebajikan dibalas dengan kebajkan adalah akhlaq anjing, tetapi kalau kejahatan dibalas dengan kebajikan itulah akhlaq manusia.(Nasirin)

* Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu akan menjaga engkau dan engkau menjaga harta. Ilmu itu penghukum (hakim) sedangkan harta terhukum. Kalau harta itu akan berkurang apabila dibelanjakan, tetapi ilmu akan bertambah apabila dibelanjakan.(Sayidina Ali bin Abi Thalib)

* Sabar memiliki dua sisi, sisi yang satu adalah sabar, sisi yang lain adalah bersyukur kepada Allah. (Ibnu Mas’ud)

* Takutlah kamu akan perbuatan dosa di saat sendirian, di saat inilah saksimu adalah juga hakimmu. (Ali bin Abi Thalib)

* Orang yang paling aku sukai adalah dia yang menunjukkan kesalahanku.(Umar bin Khattab)

* Niat adalah ukuran dalam menilai benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk. (Imam An Nawawi)

* Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar. (Umar bin Kattab)

* Dia yang menciptakan mata nyamuk adalah Dzat yang menciptakan matahari.(Bediuzzaman Said Nursi)

* Penderitaan jiwa mengarahkan keburukan. Putus asa adalah sumber kesesatan; dan kegelapan hati, pangkal penderitaan jiwa.(Bediuzzaman Said Nursi)

* Kebersamaan dalam suatu masyarakat menghasilkan ketenangan dalam segala kegiatan masyarakat itu, sedangkan saling bermusuhan menyebabkan seluruh kegiatan itu mandeg.(Bediuzzaman Said Nursi)

* Menghidupkan kembali agama berarti menghidupkan suatu bangsa. Hidupnya agama berarti cahaya kehidupan.(Bediuzzaman Said Nur)

* Orang yang terkaya adalah orang yang menerima pembagian (taqdir) dari Allah dengan senang hati.(Ali bin Husein)
*
* Seseorang yang melihat kebaikan dalam berbagai hal berarti memiliki pikiran yang baik. Dan seseoran yang memiliki pikiran yang baik mendapatkan kenikmatan dari hidup.(Bediuzzaman Said Nur)

* Pangkal dai semua kebaikan di dunia maupun di akhirat adalah taqwa kepada Allah.(Abu Sualeman Addarani)

* Barang siapa tidak dicoba dengan bencana atau kesusahan, maka tidak ada sebuah kebahagiaan pun disisi Allah.(Adh-Dhahhak)

Menjauhkan Diri Dari Guna-guna dan fitnah

Menjaga Diri dari Sihir, Santet, dan Guna-guna



Tanya:
Yth Pengasuh Pesantren Virtual,

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh,

Bagaimana saya dapat menjaga diri beserta seluruh keluarga (Istri & anak2) dari gangguan dan pengaruh ilmu-ilmu setan/sihir/santet/guna-guna serta dijauhkan dari segala fitnah dan marabahaya.

Atas pengetahuan terbatas saya, selama ini Insya Allah saya membaca "Ayat Lima" setelah Shalat Maghrib, didahului dengan Shalawat, kemudian untuk wirid sehari-hari saya Insya Allah membaca "Yaa Qawiyyu Yaa Matiin" sebanyak-banyaknya. Dan sebelum tidur Insya Allah saya membaca Ayat Kursyi 7 kali.


Saya Insya Allah yakin sekali bahwa Allah pasti akan melindungi hambanya, namun karena saya tidak paham apakah doa-doa tersebut "tepat-guna", doa apakah yang sebaiknya saya baca setelah Shalat Fardhu, wirid, sebelum tidur atau diwaktu-waktu lain?


Kemudian, bagaimana saya dapat menjaga seluruh keluarga (istri & anak-anak) dan anak-anak buah saya?

Demikian pertanyaan saya, terima kasih banyak atas tanggapan dan bimbingannya.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

S. Pramono

Jawab:
Sebagai muslim, tentu kita mengerti bahwa sihir dan sejenisnya dilarang oleh Islam. Para Ulama bahkan menganggapnya sebagai dosa besar. Ia dalam hadis Nabi digolongkan di antara tujuh perkara yang merusak. Kata Rasul: "'Jauhilah tujuh perkara yang merusak'. Para sahabat lantas bertanya: 'Apa (tujuh perkara) itu, wahai Rasulullah?' Jawab Rasul: 'Menyekutukan Allah, sihir, membunuh jiwa yang dilindungi Allah kecuali dengan cara yang haq, memakan riba, memakan harta anak yatim, lari menghindar saat berkobarnya perang dan menuduh zina wanita yang dilindungi yang beriman dan yang lupa (yang tidak pernah membayangkan untuk melakukannya)." [HR. Bukhari 2560]

Namun begitu, banyak kaum muslimin (juga non muslim) yang melanggar ketentuan-ketentuan tersebut.

Dalam keadaan begini, apa yang sebaiknya kita lakukan? Ada tuntunan-tuntunan Islami yang dapat diamalkan untuk berjaga-berjaga dari kemungkinan gangguan sihir atau jin. Di antaranya yang terpenting adalah membiasakan bacaan-bacaan (dzikir-dzikir) yang disyari'atkan. Salah satunya adalah membaca ayat Kursi setiap selesai menunaikan ibadah salat fardlu; membacanya (ayat Kursi) ketika hendak tidur; membaca surat-surat al-Ikhlas, al-Falaq dan al-Naas setiap usai melaksanakan salat fardlu; membaca ketiga surat tadi setelah subuh (sebelum matahari terbit) dan di awal petang (setelah matahari terbenam. Juga dianjurkan setelah melakukan salat Subuh membaca dua ayat terakhir dari surat al-Taubat. Perlu juga memperbanyak membaca doa mohon perlindungan seperti "a'uudzu bikalimaatillaahittaammaati min syarri maa kholaq" (Saya berlindung dengan kalimat-kalimat Allah dari semua keburukan yang Allah ciptakan); "bismillaahilladzi laa yadlurru ma'asmihi syai un fil-ardli walaa fissamaai wahuwassamii'ul 'aliim" (Dengan nama Allah, tidak membahayakan apa saja yang di bumi dan di langit dengan disertai [membaca] nama Allah) 3X di awal pagi dan awal petang. Dan jangan lupa pula dengan semua doa-doa yang diajarkan al-Quran atau hadits.

Yang perlu Saudara sadari mula-mula adalah, bahwa anjuran untuk membaca bacaan-bacaan dzikir tersebut adalah dengan tujuan untuk mengingat Allah Swt. Jadi, upayakanlah jangan sekedar membaca namun hatinya kosong tanpa merasakan kehadiran Allah (Yang Maha Dekat), memohonlah dengan segala kekhusyukan, dan kesungguhan.

***
Adapun bacaan-bacaan yang selama ini Saudara amalkan adalah termasuk kategori dzikir-dzikir yang baik, yang tentu saja sangat berguna bagi Saudara sendiri maupun bagi segala sesuatu yang berhubungan dengan Saudara.

Berikut ini saya sebutkan beberapa do'a yang saudara minta. (Untuk lebih lengkap lagi bisa didapat dari buku-buku kumpulan dzikir yang biasanya banyak menyertakan bacaan-bacaan dzikir 'ma'tsuur' (sesuai yang diajarkan Rasul).

Doa saat hendak tidur: "bismillaahi amuutu wa ahyaa" (beserta Allah saya hidup dan mati) [HR. Bukhari]; membaca ayat kursi [HR. Bukhari], disusul dengan dua ayat terakhir al-Baqarah [HR. Bukhari-Muslim], dan "allaahumma aslamtu nafsii ilaika, wa wajjahtu wajhii ilaika, wa fawwadltu amrii ilaika, wa aljaitu dhohrii ilaika, raghbatan wa rahbatan ilaika, laa malja'a walaa manjaa minka illaa ilaika, aamantu bikitaabika alladzii anzalta, wanabiyyika alladzii arsalta" (Ya Allah, aku pasrahkan jiwaku kepadaMU, memusatkan konsentrasiku kepadaMU, kupasrahkan semua urusanku kepadaMU, kepada Engkau pula badanku kuserahkan, tiada tempat berlindung kecuali kepadaMU, aku mengimani kitab yang Engkau turunkan, dan Nabi yang Engkau utus".) [HR. Bukhori-Muslim].

**
Dan wirid setelah salat, banyak hadis Rasul yang menerangkan tentang bacaan-bacaan setelah menjalankan salat. Di antaranya adalah berikut ini:
1. laa ilaaha illallah wahdahuu laa syariikalah, lahul mulku walahul hamdu, yuhyii wa yumiitu wahuwa 'alaa kulli syaiin qodiir (Tiada Tuhan selain Allah satu-satunya, tiada sekutu bagiNYA, hanya Dia lah yang memiliki kekuasaan dan segala puji, Dia yang memberi hidup dan mati, dan Mahakuasa atas segala sesuatu) (untuk salat Subuh dan Maghrib 10x).
2. Kedua: ayat kursi.
3. Ketiga: subhaanallaah 33x, al hamdulillah 33x, Allaahu akbar 33x, kemudian disempurnakan seratusnya dengan "laa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariikalah, lahul mulku waalahulhamdu wahuwa 'alaa kulli syaiin qadiir".
4. (sebagai pelengkap) Hasbunallaah wani'mal wakiil 20x atau semampunya.
5. astaghfirullaahal 'adziim 20x atau semampunya.
6. sholawat kepada rasul 10x atau semampunya.
7. astaghfirullaah al-'adziim alladzii laa ilaaha illaa huwa al-hayyu al-qoyyuum wa atuubu ilaih. 3x
8. Doa sebisanya untuk diri sendiri, keluarga dan yang lainnya. Kemudian diakhiri dengan membaca surat al-Fatihah.

Atau kalau ingin meringkas (saat terburu-buru), bisa memilih yang kedua, ketiga, solawat sekali dan ketujuh.

Hanya perlu Saudara ketahui juga, semua bacaan itu hukumnya hanyalah sunnat: dikerjakan dapat pahala, ditinggal tidak ada dosa. Dan diupayakan agar menyertainya dengan hati yang khusyu' penuh peresapan.

Abdul Ghafur Maemun
Dewan Asaatidz Pesantren Virtual

Saturday, August 28, 2010

Download Tool&Software

Portable DreamWeaver 8
klik

Notepad++ 5.1.3
klik

RealWorld Cursor Editor
klik

Internet Download Manager (IDM) 5.19 Build 3 Full
Click Here

Tuesday, August 24, 2010

Tolong Jangan Biarkan Ku Jatuh(karena)Cinta

Hari ini melelahkan..
membingungkan, dan menjemuhkan...
tak sanggup untuk menuliskan semua yang sekrang aku rasakan..
Bukan karena terbebankan ataupun tak sanggup bertahan..
Tapi ini hanya sekedar perasaan yang sekarang kurasakan..
Tak perlu masukkan hanya perlu dorongan...
Sekarang bukan saatnya menyesali kejadian...
Sekarang saattnya menata hati untuk menjalani apa yang ada didepan...
memperbaiki diri untuk bersikap lebih sopan...
menjadikan pengalaman sebagai sebuah pelajaran...

Alhamdulillah telah berbagai pengalaman yang didapat dari segala yan pernah aku usahakan...

Bertaubat DI Bulan Ramadhan

Download MP3
Raihan I' tiraf klik sini
Hadad Alwi&sulis I' TIraf klik disni


AL-I'TIRAF

Ilaahi lastu lilfirdausi ahla
walaa aqwaa 'alannaaril jahimi
fahabli taubatan waghfir dzunuubi
fa innaka ghoofiruddzambil 'adziimi

Dzunuubi mitslu a'daadir rimaali
fahablii taubatan yaa dzaljalaali
wa'umrii naaqishun fiikulliyaumi
wa dzambii zaa-idum kaifahtimali

Ilaahi 'abdukal 'aashi ataaka
muqirron biddzunuubi waqod da'aaka
fa in taghfir fa anta lidzaaka ahlun
wa in tadrud faman narjuu siwaaka

Wahai Tuhan, ku tak layak ke surgaMu
Namun tak pula aku sanggup ke nerakaMu
Ampunkan dosaku, terimalah taubatku
Sesungguhnya Engkaulah pengampun dosa-dosa besar

Ilahi lastu lil firdausi ahlaa
Wa laa aqwa 'alaa naaril jahiimi
Fahabli taubataw waghfir dzunuubi
Fa innaka ghofirudz dzam bil 'adhiimi

Dosa-dosaku bagaikan pepasir di pantai
Dengan rahmatMu ampunkan daku oh Tuhanku

Wahai Tuhan selamatkan kami ini
Dari segala kejahatan dan kecelakaan
Kami takut, kami harap kepadaMu
Suburkanlah cinta kami kepadaMu

Kamilah hamba yang mengharap belas dariMu


Suatu hari , ketika seorang laki-laki petani tebu merasa kehausan hingga kering kerongkongannya , tiba-tiba didatangi seorang rasul dari bani israil dan berkata, " kemarilah , birkanku doakan semoga Allah menaungi kita hingga ke kampung ."

Lelaki itu berkata , " aku tidak punya amal yang baik yang dapat kuandalkan dalam doaku. " Rasul menjawab , " akulah akan yang berdo'a dan engkau hanya yang mengaminkannya ." serta merta muncul awan yang menaungi dan menemani keduanya hingga kesebuah kampung .

Rasul itu terkejut dan berkata ," engkau bilang engkau tidak punya amal baik yang dapat kau handalakan , namun ketika engkau mengamini do'aku , lalu muncullah awan . Coba ceritakan kepadaku duduk perkara yang sebenarnya ."

Singkat cerita, ternyata laki-laki itu jatuh cinta kepada gadis tetangga kampungnya , dan pernah merayunya untuk berbuat mesum. Si gadis itu berkata, "jangan engkau lakukan itu , karena sesungguhnya cintaku kepadamu lebih besar dari pada cintamu kepadaku . Namun aku lebih takut kepada Allah untuk berbuat durhaka ."

Jadi kata -kata itulah yang membuat ia sadar dan lansung bertaubat .
" Sesungguhnya orang-orang yang bertaubat kepada-Nya mempunyai kedudukan yang tiada seorangpun dapat menyamai kedudukannya ."


Taubat Nasuha

Taubat adalah kembali kepada Allah setelah melakukan maksiat. Taubat marupakan rahmat Allah yang diberikan kepada hamba-Nya agar mereka dapat kembali kepada-Nya.

Agama Islam tidak memandang manusia bagaikan malaikat tanpa kesalahan dan dosa sebagaimana Islam tidak membiarkan manusia berputus asa dari ampunan Allah, betapa pun dosa yang telah diperbuat manusia. Bahkan Nabi Muhammad telah membenarkan hal ini dalam sebuah sabdanya yang berbunyi: "Setiap anak Adam pernah berbuat kesalahan/dosa dan sebaik-baik orang yang berbuat dosa adalah mereka yang bertaubat (dari kesalahan tersebut)."

Di antara kita pernah berbuat kesalahan terhadap diri sendiri sebagaimana terhadap keluarga dan kerabat bahkan terhadap Allah. Dengan segala rahmatnya, Allah memberikan jalan kembali kepada ketaatan, ampunan dan rahmat-Nya dengan sifat-sifat-Nya yang Maha Penyayang dan Maha Penerima Taubat. Seperti diterangkan dalam surat Al Baqarah: 160 "Dan Akulah yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang."

Taubat dari segala kesalahan tidaklah membuat seorang terhina di hadapan Tuhannya. Hal itu justru akan menambah kecintaan dan kedekatan seorang hamba dengan Tuhannya karena sesungguhnya Allah sangat mencintai orang-orang yang bertaubat dan mensucikan diri. Sebagaimana firmanya dalam surat Al-Baqarah: 222, "Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri."

Taubat dalam Islam tidak mengenal perantara, bahkan pintunya selalu terbuka luas tanpa penghalang dan batas. Allah selalu menbentangkan tangan-Nya bagi hamba-hamba-Nya yang ingin kembali kepada-Nya. Seperti terungkap dalam hadis riwayat Imam Muslim dari Abu musa Al-Asy`ari: "SesungguhnyaAllah membentangkan tangan-Nya di siang hari untuk menerima taubat orang yang berbuat kesalahan pada malam hari sampai matahari terbit dari barat."

Merugilah orang-orang yang berputus asa dari rahmat Allah dan membiarkan dirinya terus-menerus melampai batas. Padahal, pintu taubat selalu terbuka dan sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya karena sesungguhnya Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha penyayang.

Tepatlah kiranya firman Allah dalam surat Ali Imran ayat: 133, "Bersegaralah kepada ampunan dari tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa yaitu orang-orang yang menafkahkan hartanya baik di waktu lapang maupun sempit dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Dan juga orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampunan terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui."

Taubat yang tingkatannya paling tinggi di hadapan Allah adalah "Taubat Nasuha", yaitu taubat yang murni. Sebagaimana dijelaskan dalam surat At-Tahrim: 66, "Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam sorga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bresamanya, sedang cahaya mereka memancar di depan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan 'Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kamidan ampunilah kami, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu'".

Taubat Nasuha adalah bertaubat dari dosa yang diperbuatnya saat ini dan menyesal atas dosa-dosa yang dilakukannya di masa lalu dan brejanji untuk tidak melakukannya lagi di masa medatang. Apabila dosa atau kesalahan tersebut terhadap bani Adam (sesama manusia), maka caranya adalah dengan meminta maaf kepadanya. Rasulullah pernah ditanya oleh seorang sahabat, "Apakah penyesalan itu taubat?", "Ya", kata Rasulullah (H.R. Ibnu Majah). Amr bin Ala pernah mengatakan: "Taubat Nasuha adalah apabila kamu membenci perbuatan dosa sebagaimana kamu pernah mencintainya".

Di bulan pengampunan, Ramadhan yang "Syahrul Maghfirah" ini adalah saat yang tepat untuk kita bertaubat. Bagi yang sudah bertaubat mari memperbarui taubatnya dan yang belum taubat mari bergegas kepada ampunan Allah. 10 hari kedua bulan Ramadhan merupakan masa maghfirah (ampunan) sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadis riwayat Abu Haurairah "Ramadhan, awalnya Rahmah, pertengahannya Maghfirah, dan akhirnya dibebaskan dari api neraka" (H.R. Ibnu Huzaimah).

Selamat menjalankan ibadah puasa.

Monday, August 23, 2010

Arti Sebuah Sahabat

Tak ada satupun prasangka diantara masing-masing individu terhadap sahabat, tak ada kedengkian didalam hati, tak ada rasa iri hati terhadap kebahagian yang dimiliki oleh seorang sahabat.




Dowload lagu Arti Sahabat
KLIK DIsini


Sajak Persahabatan

Dan seorang remaja berkata,
Bicaralah pada kami tentang Persahabatan.
Dan dia menjawab:
Sahabat adalah keperluan jiwa, yang mesti dipenuhi.
Dialah ladang hati,
yang kau taburi dengan kasih dan kau tuai dengan penuh rasa terima kasih.
Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa mahu kedamaian.

Bila dia berbicara, mengungkapkan fikirannya,
kau tiada takut membisikkan kata "Tidak"
di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata "Ya".

Dan bilamana dia diam,hatimu berhenti dari mendengar hatinya;
kerana tanpa ungkapan kata, dalam persahabatan,
segala fikiran, hasrat, dan keinginan dilahirkan bersama dan dikongsi,
dengan kegembiraan tiada terkirakan.

Di kala berpisah dengan sahabat, tiadalah kau berdukacita;

Kerana yang paling kau kasihi dalam dirinya,
mungkin kau nampak lebih jelas dalam ketiadaannya,
bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki,
nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.

Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya roh kejiwaan.

Kerana cinta yang mencari sesuatu di luar jangkauan misterinya,
bukanlah cinta,
tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan.

Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.
Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenali pula musim pasangmu.
Gerangan apa sahabat itu jika kau sentiasa mencarinya, untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?

Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!
Kerana dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.
Dan dalam manisnya persahabatan,
biarkanlah ada tawa ria dan berkongsi kegembiraan..
Karena dalam titisan kecil embun pagi,
hati manusia menemui fajar dan ghairah segar kehidupan.


Betapa puisi persahabatan tersebut terasa penuh makna kehidupan yang tidak pernah akan kering karena disirami oleh rasa percaya akan sesama sahabat yang begitu melekat dalam hati.

Jika Anda ingin membuat puisi persahabatan, maka sebenarnya tidak ada ketentuan baku yang membatasinya. Anda bisa secara bebas menuangkan isi hati Anda. Adapun letak kesuksesan puisi ini tentu saja ketika bisa dinikmati oleh banyak orang, akan kedalaman makna persahabatan yang terkandung didalamnya.



ARTI SAHABAT

Tiada mutiara sebening cinta..
Tiada sutra sehalus kasih sayang..
Tiada embun sesuci ketulusan hati..
Dan tiada hubungan seindah persahabatan..
Sahabat bukan

MATEMATIKA yang dapat dihitung nilainya..
EKONOMI yang mengharapkan materi..
PPKN yang dituntut oleh undang-undang..

Tetapi

Sahabat adalah SEJARAH yang dapat dikenang sepanjang masa..