Tuesday, August 17, 2010

Mengapa Malam Tak kunjung Datang



Dikisahkan dalam sebuah buku karangan "A.Maulana" berjudul "Terlepas Anganku".



Hinggapmu dipelataran dedaunan tiap rasa inginku...

Lukisan yang kau titipkan dalam garis kehidupan...

Mendetakkan jantung-jantung yang telah lama mendekap...

Sambutlah kemegehan hati-hati yang diberi makna khusus oleh Nya...

Cahaya yang hanya menyorot kemulian-kemulian Nya yang tiada dua...

Hakekat pucuk samudera yang mengering karna terluka oleh tangan-tangan manusia...

Kuceritakan garis kehidupan dengan (Ainul yakin) kalian sendiri agar percaya...

Merelakan hati ini yang terabik agar kalian membaca yang kulakukan...

Ketiadaan yang seharusnya tak kalian pertanyakan...

Bersambut kicauan burung menangisi pagi yang tak berdamai...

Membisiklah Udara-udara dengan gerombolan lebah tanpa madunya...

Wanita-wanita yang kini mulai membuta dalam kaum manusia...

Terbakar oleh sikap dan prilaku mereka yang tiada guna...

Malam yang mulai malu menampakan diri untuk kalian manusia...

Karena Wanita yang berkaliaran tengah malam buta tanpa busana...

Menangis kertas-kertas putih ini saat kutuliskan cerita tentang mereka...

Kaum yang berkibar di negeri sebrang meracuni gaya berpikir kalian...

Sepatah kata alam mengungkapkan kebenaran yang Dia ingin sampaikan...

Melunglai darah dalam napas bumi yang mulai enggan menyertai adanya kalian...

Teriak demi teriakan tentang kebiadaban prilaku kalian...

No comments:

Post a Comment